Beginilah jejaknya,
Persahabatan memang bukan sekedar keadaan,
Menyelami, hidup, tapi tak terdefinisi.
Pun bahwa perpisahan adalah niscaya,
Maka kata akan berubah menjadi makna,
teruntai, menelusur, berbisik-menyusup.
Tak mau tahu aku, apa alasanmu sahabat,
Karena memang tak pernah ada definisi,
Hanya nyata,
Bahwa tak ada celoteh kalian disini.
Hanya kata yang berubah menjadi makna,
Warna-warna dan karya-karya itu,
Menjadikannya tak ternilai.
Untukmu sahabat,
Hiduplah dengan misi dari Tuhanmu,
Maka Dialah yang akan memberikan makna dari kata-kata,
Dan membuat percikan menjadi nyala.
Hingga kita pun tersadar,
Terlalu banyak hutang syukur yang mesti kita penuhi..