hanya sejenak berfikir dan melihat sekeliling..
lulusan ITB (mungkin cuma sipil kali ya) yang lulus lebih cepat beberapa bulan (a.k.a Juli) banyak yang memilih pekerjaan antara OG atau bank.. ya sebuah perusahaan multinasional begitu..
tapi.. kenapa sangat sedikit orang yang memilih menjadi konsultan ya?
teringat seorang teman pernah bertanya pada kakak tingkat,
“wah, lulusan ITB, tapi kalau disuruh bangun rumah atau hal-hal kecil lainnya itu belum bisa.. padahal lulusan universitas lain bisa melakukannya dengan baik..”
sang kakak tingkat hanya menjawab :
“soalnya anak ITB punya bagian untuk memikirkan hal-hal yang lebih sulit. Kalau struktur-struktur yang rumit itu banyak yang tidak mau memikirkan, lulusan ITB lah yang perlu mengambil alih.”
Okey, itu kata-kata yang bagus menurutku *menghibur.
Tapi, nyatanya para lulusan banyak yang bekerja di OG atau Bank atau Pertambangan.. apa karena merekalah yang menghargai kinerja sang lulusan??
Mungkin memang seperti itu keadaanya..

Kurang menantang mungkin tya
^_^ ya mungkin juga itu.,
tergantung masing2 individu memang…
hmm sulit untuk menghargai pekerjaan teknik sipil
ya, mungkin karena pekerjaan teknik sipil memang cuma untuk orang-orang terpilih, hehe..